10 Langkah Membuat Business Plan

10 Langkah Membuat Business Plan

Banyak cara dalam mengembangkan tech start-up yang Anda miliki. Nah, salah satu cara yang paling mumpuni adalah dengan mencari sumber dana dan investor yang mampu mewujudkan impian Anda. Untuk itu, Marketeers memberikan tips membuat business plan yang baik dan tepat, termasuk bagi kalangan foodies tech start-up.

Namun, sebelum memulai menyusun materi presentasi/proposal business plan, ada baiknya Anda mengenal terlebih dulu kondisi investor. Di lain pihak, materi presentasi/proposal yang Anda kirimkan, idealnya harus singkat, padat, dan jelas plus tidak lebih dari 10 layar (slide) presentasi. Apa saja?

  1. Elevator Pitch

Ide atau gagasan harus tepat sasaran dan tidak bertele-tele. Pergunakan kalimat sederhana dan mudah dimengerti calon investor. Anggap saja Anda hanya memiliki 30 detik untuk menjelaskan maksud dan tujuan Anda. Semua harus simple supaya dipahami dengan mudah oleh calon investor.

 

  1. The Problem

Sampaikan kendala yang Anda hadapi di masyarakat atau yang dihadapi konsumen Anda, terkait dengan operasional dan bisnis start-up Anda.

 

  1. The Solution

Berikan solusi brilian yang bisa membuat konsumen merasa nyaman. Anda juga diharapkan mampu memberikan perbedaan yang signifikan terhadap tech start-up yang lain.

 

  1. Market Size

Sebagai solusi, Anda bisa mencari tahu pasar mana yang paling potensial dan bisa dikembangkan di tech start-up Anda. Dengan begitu, kesempatan Anda untuk berkembang akan semakin baik.

 

  1. Money

Pada bagian ini, Anda diharapkan mampu menyampaikan apa yang Anda inginkan dari investor. Baik itu dari segi jumlah yang dibutuhkan, hingga penggunaan dana tersebut nantinya.

  1. Business Model

Anda juga perlu menjelaskan kepada investor, bagaimana cara memperoleh pendapatan. Apakah itu berasal dari revenue sharing, pemberian fee, atau dengan menggunakan metode yang lain.

 

  1. Proprietary Tech

Informasikan kelebihan yang start-up Anda miliki, sebagaimana pengalaman yang telah Anda jalani, dan hal lai yang mendukung bisnis Anda.

 

  1. Competition

Dalam hal kompetisi, tunjukkan kelebihan serta perbedaan signifikan (uniqueness) yang Anda miliki dari kompetitor. Buatlah sebuah konsep sederhana yang bisa menjelaskan kenapa Anda lebih baik dari rival bisnis yang lain.

 

  1. Marketing Plan

Tunjukkan cara bagaimana Anda mendapatkan konsumen. Apakah itu Anda dapatkan melalui social media, e-mail, radio, televisi atau platform media lain. Selain itu, fokus pada biaya pengeluaran, volume, dan konversi bisa jadi prioritas perencanaan Anda.

 

  1. Team work

Kerja sama tentunya tidak kalah penting. Informasikan siapa saja anggota tim, beserta kompetensi, pengalaman, dan kualifikasi mereka. Anggota tim harus memiliki kemampuan lebih di bidang teknologi dan pemasaran, hingga kelebihan yang mereka miliki dapat penghasilan besar bagi perusahaan.

 


Sumber: Marketeers, April 2016

 

 

admin
admin
Administrator of Parama Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *